Postingan

PAN Kantongi Pengganti Taufik Kurniawan, Ketua DPR Belum Terima Surat

Gambar
PAN Kantongi Pengganti Taufik Kurniawan, Ketua DPR Belum Terima Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menyatakan belum menerima nama pengganti Taufik Kurniawan di posisi Wakil Ketua DPR. Taufik tidak bisa menjalankan tugas karena ditahan KPK sebagai tersangka dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK). "Sampai hari ini saya belum menerima, atau kami pimpinan belum menerima secarik surat pun dari Fraksi PAN," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11/2018). Pria yang akrab disapa Bamsoet ini menegaskan pimpinan DPR hanya akan menunggu surat yang masuk dari Fraksi PAN. Sebab, Taufik adalah anggota dari fraksi partai besutan Zulkifli Hasan itu. "Posisi kami adalah posisi yang menunggu karena sepenuhnya adalah kewenangan dari fraksi PAN," ungkapnya. Bamsoet juga enggan berkomentar terkait dampak belum dilantiknya pengganti Taufik. Dia hanya menyerahkan sepenuhnya pada Fraksi PAN. "(Menganggu kinerja...

Bamsoet Imbau Anggota DPR Bangun Suasana Teduh Jelang Pemilu 2019

Gambar
Bamsoet Imbau Anggota DPR Bangun Suasana Teduh Jelang Pemilu 2019 Ketua DPR Bambang Soesatyo memberikan pidatonya pada pembukaan Rapat Paripurna ke-8 masa sidang II Tahun Sidang 2018-2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Dalam pidatonya pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengingatkan para anggota DPR untuk menjaga suasana politik yang teduh jelang Pemilu 2019. "Mari kita membangun suasana politik yang teduh, damai, dan bermartabat. Kontestasi Pilpres dan Pileg hanya sementara, jangan membuat bangunan kebangsaan kita menjadi retak," kata Bamsoet, Rabu (21/11/2018) Bamsoet mengatakan Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk sehingga rentan pula dengan perpecahan. Karena itu, para elite politik diminta untuk menjauhkan narasi yang bisa menimbulkan perpecahan. "Mari kita jauhkan narasi dan ujaran yang membuat kita saling menyerang, saling mencemooh dan saling menyakiti satu dengan yang lain," ungkapnya. "Sebaliknya, mari kita ban...